Home
Berita
Mobil
Motor
Kendaraan Listrik
Niaga
OtoSport
Modifikasi
Tips & Trik
Komunitas
Oto Test
Oto Galeri
Video
Pamor
Otoshow
Infografis
Street Shots
Indeks
Yang sedang ramai dicari
Loading...
Promoted
Terakhir yang dicari
Loading...
Editors' Choice
Mobil Listrik
Motor Listrik
detikOto
Mobil Listrik
Harga Mobil Listrik Bekas Terjun Bebas, Ini Dia Penyebabnya
Dina Rayanti - detikOto
Jumat, 15 Agu 2025 07:09 WIB
Ilustrasi mobil listrik (Foto: Andhika Prasetia/detikoto)
Jakarta - Harga mobil listrik bekas anjlok. Apa penyebabnya?
Harga mobil listrik bekas terjun bebas. Sebagai gambaran, harga baru BYD Seal Premium senilai Rp 639 juta dan Seal Performance AWD Rp 750 juta. Namun, satu tahun setelah peluncuran, harga kendaraan tersebut di marketplace turun Rp 200 jutaan.
Selanjutnya ada Wuling BinguoEV berumur satu tahun harga bekasnya kini Rp 200 jutaan. Padahal harga barunya untuk varian tertinggi Rp 330 jutaan. Direktur OLXMobbi Agung Iskandar tak menampik harga jual mobil listrik memang turun sangat tajam. Menurutnya, hal itu terjadi lantaran banyak mobil listrik baru bermunculan.
"Menurut kami, hal ini menjadi tantangan bagi pemilik mobil listrik yang menjual kembali kendaraannya. Hal ini dikarenakan harga mobil listrik baru yang cenderung turun karena persaingan yang sangat kompetitif," kata Agung kepada detikOto belum lama ini.
Kondisi ini menurutnya tak seperti harga jual kembali mobil bermesin konvensional yang cenderung stabil. Misalnya untuk Avanza yang berumur satu tahun, harga bekasnya di rentang Rp 230-250 jutaan. Padahal harga barunya juga tak jauh berbeda yakni mulai Rp 240 hingga Rp 280 juta.
"Harga jual mobil listrik bekas di pasaran saat ini terpantau mengalami tingginya depresiasi, bahkan lebih tinggi dibandingkan mobil hybrid dan mobil konvensional atau non-listrik," tutur Agung lagi
Di lain pihak, Founder National Battery Research Institute Evvy Kartini mengungkap anjloknya harga mobil listrik itu adalah baterainya. Baterai merupakan komponen termahal yang terdapat di mobil listrik. Banderol komponen tersebut bisa 40-50 persen dari total harga jual kendaraan. Itulah mengapa, kata Evvy, mulai banyak produsen yang menjual mobil listrik dengan sistem sewa baterai.
"Harga baterai setengah harga mobil, jenis LFP dan semua. Jadi ketika harga baterai turun pasti mobil listrik turun," tutur Evvy.
selengkapnya
Jakarta - Toyota kembali mempertahankan gelar raja otomotif dunia. Raksasa otomotif asal Jepang itu menjadi yang terlaris dalam hal penjualan kendaraan baru sepanjang tahun 2024.
Ini menjadi tahun kelima Toyota mempertahankan gelar raja otomotif dunia secara berturut-turut. Penjualan mobil baru Toyota, termasuk merek Lexus, Daihatsu dan Hino, tercatat sebanyak 10.821.480 unit sepanjang tahun 2024. Sementara merek Toyota-nya saja (termasuk Lexus) mencatatkan penjualan sebanyak 10.159.336 juta kendaraan.
Dari 10 jutaan mobil baru tersebut, sebagian disumbangkan oleh kendaraan elektrifikasi yang lebih ramah lingkungan. Bahkan, penjualan kendaraan elektrifikasi Toyota itu naik 23,2 persen
Sepanjang tahun 2024, Toyota (termasuk Lexus) menjual 4.532.721 unit kendaraan elektrifikasi di seluruh dunia. Kendaraan elektrifikasi Toyota itu menyumbang 44 persen penjualan Toyota secara global. Kendaraan elektrifikasi itu terdiri dari mobil hybrid, mild hybrid, plug-in hybrid, mobil listrik berbasis baterai (BEV) dan mobil sel bahan bakar (hidrogen).
Dari berbagai teknologi kendaraan elektrifikasi, mobil berteknologi hybrid menyumbang penjualan terbanyak. Toyota mencatatkan penjualan mobil hybrid sebanyak 4.142.412 unit. Kemudian diikuti oleh PHEV 153.829 unit, BEV 139.892 unit.
Toyota sebenarnya juga mengalami penurunan penjualan sebesar 3,7 persen tahun lalu. Penurunan tersebut sebagian besar disebabkan oleh penurunan tajam dalam penjualan di Jepang di mana produsen mobil tersebut menghadapi dampak dari masalah tata kelola atas prosedur uji sertifikasi, terutama di Daihatsu. Meski begitu, Toyota masih bisa mempertahankan gelar raja otomotif dunia tahun lalu
Baca artikel detikoto, "Toyota Raja Otomotif Dunia
selengkapnya
Fungsi Teknologi Toyota Safety Sense Toyota
Jakarta - Toyota terus berupaya untuk memberikan keamanan dan kenyamanan kepada setiap konsumen. Berbagai inovasi pun telah dilahirkan, salah satunya yakni teknologi Toyota Safety Sense (TSS) di Yaris Cross.
Teknologi pintar yang bekerja layaknya indera tambahan bagi pengemudi. Bayangkan sebuah perjalanan di mana mobil Anda tidak hanya merespons pedal dan kemudi, melainkan juga mampu berpikir.
Bersama TSS pada Yaris Cross, pengalaman itu menjadi nyata. Mengandalkan kamera dan radar canggih, sistem ini mampu mendeteksi potensi bahaya, memberi peringatan dini, bahkan mengambil alih kendali jika diperlukan.
Di Jepang, teknologi serupa terbukti mampu menurunkan potensi tabrakan dari belakang hingga 70%. Sebuah lompatan besar menuju masa depan berkendara yang lebih aman dan nyaman.
Baca artikel detikoto, "Ini Fungsi Teknologi Toyota Safety Sense" selengkapnya https://oto.detik.com/mobil/d-8086536/ini-fungsi-teknologi-toyota-safety-sense.
Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/ selengkapnya
Fungsi Teknologi Toyota Safety Sense Toyota
Jakarta - Toyota terus berupaya untuk memberikan keamanan dan kenyamanan kepada setiap konsumen. Berbagai inovasi pun telah dilahirkan, salah satunya yakni teknologi Toyota Safety Sense (TSS) di Yaris Cross.
Teknologi pintar yang bekerja layaknya indera tambahan bagi pengemudi. Bayangkan sebuah perjalanan di mana mobil Anda tidak hanya merespons pedal dan kemudi, melainkan juga mampu berpikir.
Bersama TSS pada Yaris Cross, pengalaman itu menjadi nyata. Mengandalkan kamera dan radar canggih, sistem ini mampu mendeteksi potensi bahaya, memberi peringatan dini, bahkan mengambil alih kendali jika diperlukan.
Di Jepang, teknologi serupa terbukti mampu menurunkan potensi tabrakan dari belakang hingga 70%. Sebuah lompatan besar menuju masa depan berkendara yang lebih aman dan nyaman.
Baca artikel detikoto, "Ini Fungsi Teknologi Toyota Safety Sense" selengkapnya https://oto.detik.com/mobil/d-8086536/ini-fungsi-teknologi-toyota-safety-sense.
Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/ selengkapnya
oyota Berikan Refreshment pada Eksterior dan Interior New Fortuner, Produk Toyota Pertama di Indonesia yang Memiliki In-Car Wifi Hotspot via Fitur T Intouch selengkapnya
GAZOO Racing (GR) menghadirkan line-up terbaru GR Pure di Indonesia dengan memajang New GR Yaris di pameran GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2024 di Hall 5B ICE BSD City, Tangerang – Banten, 18–28 Juli 2024. selengkapnya
Toyota mengumumkan telah secara resmi membuka pre-booking GR Corolla untuk pasar Indonesia di IIMS 2024. selengkapnya
Tingkatkan Hospitality dan Kenyamanan Berkendara Dikombinasikan dengan Teknologi Ramah Lingkungan Hybrid EV selengkapnya
Hybrid EV Pertama di Segmen Medium SUV, All-New Yaris Cross Hadir untuk Memenuhi Kebutuhan Pelanggan Muda Berjiwa Adventure yang Aktif dan Dinamis selengkapnya
PT Toyota-Astra Motor (TAM) terus melakukan improvement terhadap Toyota Yaris dan menghadirkan model 2023 untuk pasar Indonesia dengan sejumlah peningkatan. selengkapnya
| 1 | 2 | 3 | 4 | 5 |