GAZOO Racing (GR) menghadirkan line-up terbaru GR Pure di Indonesia dengan memajang New GR Yaris di pameran GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2024 di Hall 5B ICE BSD City, Tangerang – Banten, 18–28 Juli 2024.
Selain telah menghadirkan 13 model GR di Indonesia, PT Toyota-Astra Motor (TAM) juga memperkuat ekosistem utama brand GR yakni Motorsport, Community, dan Product. Dari ajang GIIAS 2024, Toyota mengumumkan pengembangan kompetisi e-Motorsport TOYOTA GAZOO Racing (TGR) GT Cup. Ada kategori baru yang memungkinkan pembalap untuk mengikuti kualifikasi di GR Zone seluruh Indonesia sehingga memperluas peluang pembalap virtual junior untuk berkompetisi.
"PT Toyota-Astra Motor (TAM) mengapresiasi penerimaan masyarakat terhadap brand GR yang sangat positif di Indonesia. Kami berusaha untuk terus menghadirkan ever-better cars, serta menyediakan ekosistem yang lengkap bagi pelanggan GR di Indonesia. Di momen GIIAS 2024, semangat Pushing the limits for Better kita tunjukkan lewat New GR Yaris yang mendapat upgrade signifikan," kata Marketing Director PT Toyota-Astra Motor (TAM), Anton Jimmi Suwandy.
Toyota Memperkuat Ekosistem yang Menunjang 3 Pilar Utama Brand GR
"PT Toyota-Astra Motor (TAM) kembali memperkuat 3 pilar brand GR yakni Motorsport, Community, dan Product untuk menyebarkan Joy of GR for Everyone. Baik melalui kegiatan balap dan komunitas, maupun produk-produk yang dipasarkan," jelas Marketing Director PT Toyota Astra Motor (TAM), Hiroyuki Oide.
Pilar Motorsport
Motorsport merupakan core activity GR secara global termasuk di Indonesia. TOYOTA GAZOO Racing Indonesia (TGRI) aktif berkompetisi di dua ajang motorsport berbeda di tingkat regional yaitu GT World Challenge Asia dan Asia Cross Country Rally. Pembalap TGRI yang menggunakan GR Supra GT4 Evo, untuk sementara sudah berhasil meraih lima podium GT World Challenge Asia Japan Cup 2024 di Jepang.
Di tingkat nasional, partisipasi TGRI yang mengandalkan varian GR Sport dan GR Pure berhasil meraih beberapa gelar juara nasional di berbagai ajang touring ISSOM, rally, sprint rally, dan slalom sejak mulai berkompetisi di tahun 2021, ditambah beberapa podium juara di awal musim ini.
Pilar Community
Pilar Community menjadi salah satu strong point Toyota setelah 50 tahun lebih hadir di Indonesia. Sejak akhir tahun lalu, PT TAM telah meresmikan komunitas GR Enthusiast yang sekaligus akan menjadi perpanjangan tangan dalam menyebarkan Joy of GR kepada komunitas Toyota lainnya dan masyarakat luas.
Selain itu, Toyota telah menyediakan tempat berkumpul loyalis GR dan motorsport enthusiast lewat one-stop-community hub GR Garage di Pantai Indah Kapuk 2. Terdapat pula 24 titik GR Zone yang tersebar di dealer-dealer resmi Toyota di seluruh Indonesia untuk memperluas jangkauan brand GR.
Toyota memberikan kesempatan lebih luas kepada masyarakat pecinta e-Motorsport untuk mengikuti kompetisi TOYOTA GAZOO Racing GT Cup. PT TAM membuka kesempatan registrasi peserta pada 10-24 Juli 2024 dan Qualifying Time Trial pada 28 Juli 2024. Informasi lebih lengkap dapat diakses via microsite gazooracinggtcup.id.
"Tahun ini, Toyota memperluas kesempatan bagi pembalap pemula e-Motorsport di Indonesia lewat kategori baru yang memungkinkan pembalap melakukan kualifikasi TOYOTA GAZOO Racing GT Cup di GR Zone. Beberapa pembalap tercepat bisa selanjutnya bertanding secara nasional di Jakarta melawan perwakilan daerah lainnya. Skema ini membuka kesempatan seluas-luasnya bagi para pembalap e-Motorsport khususnya peserta junior, untuk tampil lebih kompetitif dan didukung penuh oleh Toyota," terang Hiroyuki Oide.
Pilar Product
Sejak brand GR secara resmi hadir di Indonesia pada tahun 2021, satu persatu produk GR melengkapi pilihan model GR Pure, GR Sport, dan GR Parts mulai dari entry-level hingga premium car serta yang disematkan teknologi elektrifikasi. Saat ini GAZOO Racing menjual secara total 13 model kendaraan di Indonesia. Tingkat penerimaannya sangat positif yang tercermin dari rasio penjualan varian GR Sport dan GR Parts yang melampaui 80% dibanding model non-GR.
Harga Mobil Listrik Bekas Terjun Bebas, Ini Dia Penyebabnya
Dipublish pada 04 September 2025 | Kategori:
Home
Berita
Mobil
Motor
Kendaraan Listrik
Niaga
OtoSport
Modifikasi
Tips & Trik
Komunitas
Oto Test
Oto Galeri
Video
Pamor
Otoshow
Infografis
Street Shots
Indeks
Yang sedang ramai dicari
Loading...
Promoted
Terakhir yang dicari
Loading...
Editors' Choice
Mobil Listrik
Motor Listrik
detikOto
Mobil Listrik
Harga Mobil Listrik Bekas Terjun Bebas, Ini Dia Penyebabnya
Dina Rayanti - detikOto
Jumat, 15 Agu 2025 07:09 WIB
Ilustrasi mobil listrik (Foto: Andhika Prasetia/detikoto)
Jakarta - Harga mobil listrik bekas anjlok. Apa penyebabnya?
Harga mobil listrik bekas terjun bebas. Sebagai gambaran, harga baru BYD Seal Premium senilai Rp 639 juta dan Seal Performance AWD Rp 750 juta. Namun, satu tahun setelah peluncuran, harga kendaraan tersebut di marketplace turun Rp 200 jutaan.
Selanjutnya ada Wuling BinguoEV berumur satu tahun harga bekasnya kini Rp 200 jutaan. Padahal harga barunya untuk varian tertinggi Rp 330 jutaan. Direktur OLXMobbi Agung Iskandar tak menampik harga jual mobil listrik memang turun sangat tajam. Menurutnya, hal itu terjadi lantaran banyak mobil listrik baru bermunculan.
"Menurut kami, hal ini menjadi tantangan bagi pemilik mobil listrik yang menjual kembali kendaraannya. Hal ini dikarenakan harga mobil listrik baru yang cenderung turun karena persaingan yang sangat kompetitif," kata Agung kepada detikOto belum lama ini.
Kondisi ini menurutnya tak seperti harga jual kembali mobil bermesin konvensional yang cenderung stabil. Misalnya untuk Avanza yang berumur satu tahun, harga bekasnya di rentang Rp 230-250 jutaan. Padahal harga barunya juga tak jauh berbeda yakni mulai Rp 240 hingga Rp 280 juta.
"Harga jual mobil listrik bekas di pasaran saat ini terpantau mengalami tingginya depresiasi, bahkan lebih tinggi dibandingkan mobil hybrid dan mobil konvensional atau non-listrik," tutur Agung lagi
Di lain pihak, Founder National Battery Research Institute Evvy Kartini mengungkap anjloknya harga mobil listrik itu adalah baterainya. Baterai merupakan komponen termahal yang terdapat di mobil listrik. Banderol komponen tersebut bisa 40-50 persen dari total harga jual kendaraan. Itulah mengapa, kata Evvy, mulai banyak produsen yang menjual mobil listrik dengan sistem sewa baterai.
"Harga baterai setengah harga mobil, jenis LFP dan semua. Jadi ketika harga baterai turun pasti mobil listrik turun," tutur Evvy.
selengkapnya
TOYOTA KIJANG INNOVA MENDAPAT PENGHARGAAN READERS CHOICE AWARD 2018
Dipublish pada 26 Oktober 2018 | Kategori:
Toyota kembali meraih penghargaan dari Majalah Mother & Baby untuk ke-4 kalinya. Di ajang Readers Choice Awards 2018 tersebut, Toyota Kijang Innova sukses mendapat penghargaan untuk kategori produk khusus transportasi sebagai merk mobil terfavorit pilihan keluarga Indonesia. selengkapnya