Toyota Luncurkan New Calya Dengan Tampilan Memikat, Kabin Nyaman, dan Berlimpah Fitur Baru
PT Toyota-Astra Motor (TAM) meluncurkan New Calya sebagai mobil yang mampu melebihi ekspektasi pelanggan atas sebuah 7-seater Entry Multi Purpose Vehicle (MPV).
New Calya hadir dengan desain terbaru yang menjadikannya tampil agresif dan dinamis, serta memiliki fitur kenyamanan berkendara yang makin lengkap di kelasnya.
Sesuai slogan kehadirannya yaitu Partner in Times, kehadiran New Calya juga diharapkan tak hanya mumpuni dalam mendukung aktivitas keseharian, tetapi juga bisa menjadi partner yang handal pada setiap momen bersama keluarga maupun kerabat.
"New Calya merupakan implementasi komitmen Toyota untuk senantiasa mewujudkan Ever Better Cars yang juga didasari semangat Let’s Go Beyond," kata President Director PT Toyota-Astra Motor (TAM), Yoshihiro Nakata.
"Sentuhan penyegaran yang diberikan makin meningkatkan nilai tambah New Calya sebagai mobil keluarga yang tak hanya memiliki fungsionalitas beragam, tapi kini juga tampil semakin gaya, tangguh, dan nyaman dikendarai," lanjutnya.
"Kehadiran New Calya kami harapkan bisa melanjutkan kesuksesan pendahulunya dalam memberikan kontribusi signifikan bagi market MPV, khususnya Entry MPV," tegasnya.
New Calya hadir dengan varian lengkap yang menggunakan transmisi manual maupun otomatis. Sentuhan improvement yang dilakukan Toyota pada sisi eksterior dan interior telah menjadikan mobil yang menjadi salah satu pionir dalam membuka market entry MPV di Indonesia ini mampu meningkatkan kesan prestige bagi pengemudi maupun penumpangnya.
Tampilan makin agresif dan elegan diwujudkan melalui desain eksterior anyar yang didukung oleh kehadiran fitur-fitur terbaru seperti, New LED Headlamp, New Retractable Outer Mirror (tipe G), New Front Grille Design with Dark Chrome Element, New Dark Chrome Element pada backdoor garnish, serta New Alloy Wheel Design.
Sementara sentuhan penyegaran pada interior tak hanya mampu mewujudkan kesan makin lebih nyaman, hangat, dan lega, tapi juga meningkatkan kesan prestige, dalam berkendara dengan New Calya.
Terdapat penggunaan warna coklat gelap (dark brown) yang melapisi dashboard dan kursi pengemudi maupun penumpang untuk semua tipe.
New Calya juga dilengkapi dengan fitur lainnya antara lain, New Touchscreen Head Unit (tipe G), New Audio Steering Switch (tipe G), New Under Seat Compartment Tray (tipe G A/T), Illumination on A/T Indicator (tipe G A/T), Driver Seat Back Pocket (tipe G), serta Front Console Box (tipe G).
Toyota Raja Otomotif Dunia, Hampir Separuh Penjualan Disumbang Mobil Hybrid.
Dipublish pada 03 September 2025 | Kategori:
Jakarta - Toyota kembali mempertahankan gelar raja otomotif dunia. Raksasa otomotif asal Jepang itu menjadi yang terlaris dalam hal penjualan kendaraan baru sepanjang tahun 2024.
Ini menjadi tahun kelima Toyota mempertahankan gelar raja otomotif dunia secara berturut-turut. Penjualan mobil baru Toyota, termasuk merek Lexus, Daihatsu dan Hino, tercatat sebanyak 10.821.480 unit sepanjang tahun 2024. Sementara merek Toyota-nya saja (termasuk Lexus) mencatatkan penjualan sebanyak 10.159.336 juta kendaraan.
Dari 10 jutaan mobil baru tersebut, sebagian disumbangkan oleh kendaraan elektrifikasi yang lebih ramah lingkungan. Bahkan, penjualan kendaraan elektrifikasi Toyota itu naik 23,2 persen
Sepanjang tahun 2024, Toyota (termasuk Lexus) menjual 4.532.721 unit kendaraan elektrifikasi di seluruh dunia. Kendaraan elektrifikasi Toyota itu menyumbang 44 persen penjualan Toyota secara global. Kendaraan elektrifikasi itu terdiri dari mobil hybrid, mild hybrid, plug-in hybrid, mobil listrik berbasis baterai (BEV) dan mobil sel bahan bakar (hidrogen).
Dari berbagai teknologi kendaraan elektrifikasi, mobil berteknologi hybrid menyumbang penjualan terbanyak. Toyota mencatatkan penjualan mobil hybrid sebanyak 4.142.412 unit. Kemudian diikuti oleh PHEV 153.829 unit, BEV 139.892 unit.
Toyota sebenarnya juga mengalami penurunan penjualan sebesar 3,7 persen tahun lalu. Penurunan tersebut sebagian besar disebabkan oleh penurunan tajam dalam penjualan di Jepang di mana produsen mobil tersebut menghadapi dampak dari masalah tata kelola atas prosedur uji sertifikasi, terutama di Daihatsu. Meski begitu, Toyota masih bisa mempertahankan gelar raja otomotif dunia tahun lalu
Baca artikel detikoto, "Toyota Raja Otomotif Dunia
selengkapnya